Welcome to  www.dekadibali.co.id

  MENU         Home Hubungi Kami Syarat & Kondisi Tentang Kami Blog  
 
INBOUND TOURS
Bali Tour
  Paket Liburan Bali
  Paket Bulan Madu
  Paket Meeting Bali
  Paket Kunker Bali
  Paket Outing Bali
  Paket Pelajar Bali
  Sewa Mobil di Bali
  Adventure Tour
  Water Sport Bali
  Aktivitas Bahari
  Cruise di Bali
  Tour Harian di Bali
  Spa & Esthetic Bali
  Kebun Binatang Bali
  Atraksi Budaya Bali
  Obyek Wisata Bali
Lombok Tour
Jogjakarta Tour
Jakarta Tour
Bandung Tour
 
HOTELS & VILLAS
Hotel Murah Bali
Hotel di Lombok
Villa Murah di Bali
 
OVERLAND TOURS
Bali-Lombok Tour
Jogja-Bali Tour
 
OUTBOUND TOURS
Singapore Tour
Malaysia Tour
Thailand Tour
 
AIRLINE TICKET
Tiket Domestik
Tiket International
 
WE ACCEPT
 
ONLINE SUPPORT

 Customer Service1:

Click disini untuk Chat dengan Kami

 

Customer Service2:

Click disini untuk Chat dengan Kami

 

Customer Service3:

Click disini untuk Chat dengan Kami

 
CUSTOMER CARE
24 Hours Hotline Service
08155 8888 999
Office Hours Phone
03618556969
Email
info@dekadibali.co.id
PIN BB
23BC846A
 

CALL ME!

CS1 CS2 CS3
Skype Me™! Skype Me™! Skype Me™!
 
SOCIAL MEDIA

   

TARI KECAK

Tari Kecak merupakan salah satu tari Bali yang paling populer yang diciptakan pada tahun 1930-an. Tarian ini dimainkan oleh puluhan atau lebih penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan mengangkat kedua tangan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Kata Kecak sendiri, konon diambil dari seruan mereka ketika menari yaitu "cak-cak-cak", dan lama kelamaan menjadi Kecak.

Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi dimana penarinya dalam keadaan tidak sadar karena melakukan komunikasi dengan Tuhan, atau roh para leluhur yang kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat. Pada tari kecak tidak menggunakan alat musik dan hanya menggunakan kincringan yang dikenakan pada kaki para penari yang sedang memerankan tokoh-tokoh Ramayana. Sedangkan para penari yang duduk melingkar mengenakan kain kotak-kotak yang melingkari pinggang mereka.

Tari kecak ini di ciptakan pada tahun 1930-an oleh Wayan Limbak dan dengan seorang pelukis Jerman Walter Spies. Mereka menciptakan tari tersebut berdasarkan tradisi sanghyang kuno dan mengambil dari bagian-bagian kisah Ramayana. Tarian ini menjadi populer ketika Wayan Limbak bersama penari Bali-nya tour berkeliling dunia mengenalkan tarian Kecak tersebut. Hingga kini tari kecak menjadi tarian seni khas Bali yang terkenal dan dipentaskan setiap hari.

Keunikan dari Tari Kecak ini adalah tidak diiringi dengan alat musik/gamelan apapun seperti tarian pada umumnya, tetapi hanya diiringi dengan paduan suara sekitar 70 - 100 orang pria. Tarian ini berasal dari jenis tari sakral “Sang Hyang”. Pada tari Sang Hyang seorang yang sedang kemasukan roh berkomunikasi dengan para dewa atau leluhur yang sudah disucikan. Dengan menggunakan si penari sebagai media penghubung para dewa atau leluhur dapat menyampaikan sabdanya. Pada tahun 1930-an mulailah disisipkan cerita epos Ramayana ke dalam tari tersebut.

Alur Cerita Tari Kecak secara singkat dapat diceritakan sebagai berikut:

Adegan I
Rama, Sita dan Laksmana memasuki arena. Lalu muncul kijang emas, meminta Rama untuk menangkapnya. Rama meninggalkan Sita yang dijaga oleh Laksmana. Tiba-tiba terdengar jeritan minta tolong. Menurut Sita, itu pasti suara Rama, lalu Sita menyuruh Laksmana untuk membantunya. Karena dituduh hendak mencari untung atas kematian Rama, Laksmana naik pitam dan pergi meninggalkan Sita seorang diri.

Adegan II
Rahwana muncul mau menculik Sita namun tak berhasil. Tetapi dengan akal jahatnyaRahwana berubah wujud menjadi Bhagawan (orang tua) yang sedang kehausan dan minta diambilkan air oleh Dewi Sita. Setelah dibawakan air, lalu Sita dibawa lari oleh Bhagawan tersebut yang sebenarnya adalah Rahwana. Sita lalu menjerit minta tolong dan jeritannya tersebut didengar oleh Burung Garuda yang sedang terbang diangkasa, lalu Garuda menolong Sita. Namun pertolongannya tidak berhasil karena sayapnya putus ditebas oleh Rahwana. Sita pun dibawa kabur ke Alengka Pura oleh Rahwana.

Adegan III
Dengan ditemani abdinya, Rama dan Truna Laksmana yang sedang tersesat di hutan Ayodya Pura. Ingat dengan istrinya yaitu Dewi Sita yang dibawa kabur oleh Rahwana ke Alengka Pura. Laksmana dibantu oleh Hanoman (Sang Kera Putih) membawa cincin Rama ke Alengka Pura untuk diberikan Dewi Sita.

Adegan IV
Dengan ditemani Trijata keponakan Rahwana, Sita meratapi nasibnya di Taman Istana Alengka. Hanoman (Si Kera Putih) muncul, ia berkata bahwa ia adalah utusan Sang Rama dan ia pun memperlihatkan cincin Rama yang dibawanya. Sita lalu menyerahkan bunga untuk diserahkan kepada Rama dengan pesan agar Rama segera menyelamatkannya. Dan Hanoman pun langsung pergi menuju Taman Alengka Pura, lalu mengobrak-abrik sampai tak terbentuk. Para Abdi Alengka Pura terkejut melihat keadaan yang sudah parah dan langsung menyuruh para raksasa untuk mencari Si pembuat onar tersebut dan Hanoman pun tertangkap lalu diikat dan dibakar. Namun karena kesaktiannya Hanoman akhirnya lolos dari maut dan Sita pun dapat diselamatkan.

Demikian secara singkat alur cerita dari tari Kecak. Tarian ini dipentaskan setiap hari mulai jam 18:00 - 19:00 di Uluwatu dan jam 18:30 - 19:30 di Desa Kesiman dan desa Batu Bulan.

NO

Program

Harga Per Orang
2 - 4 Orang 5 - 10 Orang 11 - 20 Orang 21 - 30 Orang 31 Orang-Up
1.

Pertunjukan Tari Kecak Sahadewa Batu Bulan

Rp.100.000 Rp. 90.000 Rp. 85.000 Rp. 80.000 Rp. 75.000
2. Pertunjukan Tari Kecak Uluwatu - Rp.100.000 Rp. 95.000 Rp. 90.000 Rp. 85.000
Harga Berlaku sampai dengan 31 Maret 2015
PESAN SEKARANG!

Keterangan:

  1. Harga di atas adalah harga per orang dan minimal peserta 2 orang untuk Kecak Batu Bulan dan minimal 5 Orang untuk Tari Kecak Uluwatu.
  2. Harga termasuk tiket menonton pertunjukan
  3. Harga belum termasuk transportasi dari hotel ke tempat pertunjukan dan sebaliknya.
  4. Harga berlaku untuk wisatawan domestik dan pemegang Kims atau Kitas
  5. Pemesanan, silahkan klik di sini atau hubungi layanan informasi 24 Jam nomor: 081 558 888 999

 

Atraksi Budaya Lainnya:
Tari Legong < > Tari Barong < > Belajar Tari Bali < > Photo Adat Bali < > Jadwal Pertunjunkan Tari Bali

 

 

PT. DEKADI SEMESTA WISATA
TOUR & TRAVEL

Jalan By Pass Ngurah Rai, Komp. Pertokoan Segitiga Emas No. 11, Kuta, Badung 80361
Telephone : +623618556969, +62361766895, Facsimile : +62361750895
Website: http://www.dekadibali.co.id
E-mail: info@dekadibali.co.id
dekaditour@yahoo.com (English), dekadibali@yahoo.co.jp (Japanese)
Layanan Informasi 24 Jam: +62-81 55 8888 999
Pemesanan Paket Tour Pemesanan Aktivitas Pemesanan Hotel
 
     

All Rights Reserved by www.dekadibali.co.id Copyright © 2008-2014